Economies and diseconomies of scale

Nama: NABILA

Kelas: A

NIM: 240907501011

 Economies and Diseconimies of Scale

Economies of Scale

Ekonomies Scale atau skala ekonomi yaitu ketika skala produksi meningkat itu adalah fenomena yang sangat umum, bahwa biaya rata-rata atau biaya per unit output yang diproduksi turun. 

Diseconomies of Scale

Anda mungkin memiliki situasi di mana bisnis atau industri menjadi sangat besar sehingga peningkatan skala produksi mulai benar-benar mengarah pada peningkatan biaya rata-rata atau peningkatan biaya per unit output yang diproduksi dan itulah yang disebut diseconomies scale.

 Hal ini terjadi pada tingkat internal dan itu adalah ketika perusahaan individu tumbuh dalam ukuran peningkatan ukuran mereka dapat mengalami ekonomi internal atau disekonomi skala internal. Tetapi pada saat yang sama anda mungkin juga memiliki ekonomi eksternal atau disekonomi skala eksternal yang terjadi karena pertumbuhan seluruh industri.



Internal Economies of Scale

Skala ekonomi internal adalah ketika perusahaan individu tumbuh dan manfaat yang mereka dapatkan dalam hal biaya rata-rata yang lebih rendah karena itu ada beberapa alasan mengapa itu mungkin terjadi sehingga mereka dapat memperoleh manfaat dari apa yang kita sebut skala ekonomi.

  • Pembelian (Purchasing) - yang merupakan diskon dari pembelian dalam jumlah besar sehingga ini terjadi sepanjang waktu bahkan pada skala yang sangat kecil. 
  • Teknis (Technical) - yang merupakan tempat mereka mendapatkan keuntungan penggunaan peralatan produksi yang lebih maju sehingga teknologi lini produksi mesin otomatisasi berarti bahwa bisnis ini dapat menghasilkan lebih banyak output dalam waktu yang singkat yang berarti bahwa mereka lebih efeien dan biaya per unit mereka turun. total biaya mereka akan jauh  lebih  tinggi karena biaya semua peralatan itu, tetapi biaya per unit karena mereka memproduksi dalam skala besar seperti itu akan turun.
  • Manajerial (Managerial) - yang terjadi ketika kita mempekerjakan lebih banyak spesialis dan manajer yang lebih efesien dan terspesialisasi  yang berarti mereka bisa mendapatkan manfaat efesiensi dari manajer yang lebih berkualitas dan lebih terlatih. 
  • Finansial (Financial) - yaitu ketika perusahaan yang lebih besar dapat mengakses pinjaman yang lebih murah dan sumber keuangan lainnya dan itu karena pemberi pinjaman akan mengenakan tingkat bunga yang jauh lebih tinggi. pada pinjaman yang mereka anggap beresiko lebih tinggi sehingga perusahaan yang lebih besar dianggap beresiko lebih rendah karena mereka memiliki lebih sedikit kemungkinan gagal lebih kecil kemungkinan bangkrut sehingga memberi pinjaman lebih  cenderung memberi mereka pinjaman dengan tingkat bunga yang lebih menguntungkan.
  • Marketing (Pemasaran) - pemasaran adalah biaya tetap dan semakin banyak unit output yang anda hasilkan, semakin anda menyebarkan biaya tetap itu ke lebih banyak unit output.

External Economies of Scale

Ada kasus di mana seluruh industri bertambah besar dan perusahaan mendapat manfaat dari biaya rata-rata yang lebih rendah karena itu ada beberapa manfaatnya yaitu:

  • Sejumlah besar tenaga kerja terampil
  • Investasi dalam infrastruktur yang lebih baik.
  • Pemasok yang berlokasi di dekat dan reputasinya.

Internal Diseconomies of Scale

Sekarang mungkin sedikit lebih sulit untuk memikirkan mengapa perusahaan yang tumbuh dalam ukuran mungkin mulai menemukan biaya rata-rata mereka mulai meningkat tetapi itu sebenarnya relatif umum juga sehingga disekonomis skala internal ketika kita memiliki perusahan-perusahaan individual menemukan biaya rata-rata mulai meningkat saat mereka bertumbuh dan itu mungkin karena masalah dengan:
  • Kesulitan dalam berkomunikasi
  • Masalah koordinasi 
  • Masalah kontrol

Eksternal Diseconomies of Scale

selain external economies scale anda pasti juga memiliki external diseconomies scale sehingga saat itulah seluruh industri kita tumbuh dalam ukuran di area tertentu dan itu berarti perusahaan kemudian mulai menemukan biaya rata-rata mulai meningkat dan itu mungkin karena anda mendapatkan pertumbuhan dalam industri dan itu menyebabkan:
  •  sejumlah besar polusi di area tersebut menyebabkan banyak kemacetan lalu lintas.
  • anda mungkin juga memiliki banyak pesaing untuk faktor-faktor produksi tersebut.

Contoh Kasus

1. Contoh Kasus Economies of Scale

Kasus: Pabrik Mobil Toyota

Toyota adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Seiring dengan meningkatnya produksi, Toyota mendapatkan economies of scale melalui:

  • Efisiensi Produksi: Dengan meningkatkan produksi, Toyota dapat menggunakan mesin otomatis yang lebih canggih dan mempercepat proses produksi.
  • Pembelian Massal (Bulk Purchasing): Toyota membeli bahan baku dalam jumlah besar, seperti baja dan kaca, dengan harga lebih murah dari pemasoknya.
  • Spesialisasi Tenaga Kerja: Setiap pekerja memiliki tugas khusus, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya tenaga kerja per unit mobil.

Hasilnya, biaya produksi per unit mobil menjadi lebih murah, sehingga Toyota bisa menjual mobil dengan harga lebih kompetitif dibanding pesaing yang memproduksi dalam skala kecil.

2. Contoh Kasus Diseconomies of Scale

Kasus: Perusahaan Startup yang Terlalu Cepat Berkembang

Sebuah perusahaan teknologi rintisan (startup) yang awalnya kecil mengalami pertumbuhan pesat dalam waktu singkat. Namun, setelah berkembang terlalu besar, perusahaan mengalami diseconomies of scale, seperti:

  • Komunikasi yang Tidak Efektif: Karena jumlah karyawan bertambah drastis, koordinasi antar divisi menjadi sulit, menyebabkan keterlambatan dalam pengambilan keputusan.
  • Birokrasi yang Rumit: Perusahaan harus menerapkan lebih banyak prosedur dan aturan, yang membuat proses kerja menjadi lambat dan tidak fleksibel.
  • Kurangnya Kontrol Manajemen: CEO dan manajer tidak lagi bisa memantau semua tim dengan efektif, sehingga produktivitas menurun dan biaya operasional meningkat.

Akibatnya, biaya per unit produk atau layanan meningkat, dan perusahaan kehilangan efisiensi yang sebelumnya dimiliki saat masih kecil. Jadi, economies of scale menguntungkan perusahaan dengan menurunkan biaya produksi, sedangkan diseconomies of scale terjadi ketika pertumbuhan perusahaan justru menyebabkan kenaikan biaya dan penurunan efisiensi.

0 Komentar